Apple menyadari bahwa sehebat apapun produk yang mereka jual, tidak akan begitu tinggi penjualannya jika hanya mengandalkan bundling operator dan Apple Store yang jumlahnya sedikit. Maka dari itu, Apple berencana akan membuka 30 sampai 35 Apple Store baru pada tahun depan.
Dari 30 sampai 35 Apple Store baru, Apple belum mengkonfirmasi negara mana saja yang akan menjadi tempat dibukanya Appe Store baru mereka. Namun kemungkinan besar Apple akan fokus ke wilayah diluar Amerika Serikat.
Saat ini pertumbuhan penjualan smartphone dan tablet paling tinggi ada wilayah Asia. Sedangkan kawasan lain yang punya potensi bagus disamping Asia ialah kawasan Amerika selatan dimana populasi penduduk juga lumayan tinggi disana.

Bagaimana dengan Indonesia? Selama ini Apple menyasar kawasan Asia Tenggara dengan sebuah Apple Store yang berada di Singapura. Tidak mustahil Indonesia bakal menjadi tempat baru Apple Store dibuka.
Indonesia juga merupakan salah satu negara dengan permintaan smartphone dan tablet yang tidak bisa dianggap remeh. Bahkan saat ini pengguna smartphone dan tablet diyakini lebih besar ketimbang Malaysia ataupun Singapura.
Diharapkan dengan adanya Apple Store di Indonesia dapat menjadi penarik brand-brand besar seperti Microsoft dan Google untuk lebih memprioritaskan Indonesia salah satunya dengan menjual produk resmi mereka disini.
Harapan terakhir tentunya konsumen di Indonesia tidak mendapatkan barang yang lebih mahal ketimbang harga yang ada di Singapura ataupun negara lainnya seperti selama ini terjadi.
Discussion